Sabtu, 11 November 2017

Visi, Misi dan Kurikulum Homeschooling Faruq


credit image: pioneerwoman.files.wordpress.com



Visi, Misi dan Kurikulum Homeschooling Faruq ‘Abdurrahman Fa’iq
(Keluarga Afriza Hanifa dan Ahmad Fa’iq)


VISI DAN MISI


VISI
Membangun generasi yang saleh, penghafal Al Qur’an dan Al Hadits, pengikut Sunnah Rasulullah dan Khulafa Ar Rasyidin, berkepribadian, cerdas akal dan budi, serta mengambil peran untuk umat Islam.

MISI
Mendidik keturunan yang mengilmui, menerapkan dan berkomitmen dalam perkara akidah, ideologi Islam, syariat Islam, dan akhlak al karimah;
Mendidik keturunan yang mampu berperilaku positif dan islah (melakukan perbaikan) pada diri sendiri, orang lain, lingkungan, alam sekitar, komunitas muslim pada khususnya dan dunia pada umumnya;
Mendidik keturunan yang mampu mengetahui potensi diri, mengambil peran dalam peradaban, menjadi agen perubahan, dan mengambil peran manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Rincian Pendidikan dan Kualifikasi anak yang diharapkan:

1.    Mendidik anak berakidah lurus dan menjauhi syirik
§ Anak mengenal Allah satu-satunya Rabb
§ Memahami tauhid Rububiyyah, Uluhiyyah dan Asma wa Shifat
§ Mengenal keburukan syirik kecil dan besar
OUTPUT:
Anak selalu bersyukur kepada Allah,
Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,
Melakukan segala aktivitas yang sesuai dengan hukum Allah,
Melakukan segala perbuatan dengan tujuan ikhlas kepada Allah Ta’ala,
Mencintai Allah dan selalu merasa diawasi oleh-Nya,
Memiliki perasaan takut akan azab Allah dan harap akan karunia-Nya,
Anak bersih dari segala dosa syirik.

2.    Mendidik anak berkomitmen dalam ideologi Islam
§  Anak memahami Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhai Allah
§  Mengenal Islam sebagai jalan hidup dan gaya hidup
§  Bangga menjadi seorang muslim
OUTPUT:
Anak termotivasi untuk belajar Al Qur’an dan Al Hadits sepanjang hayat;
Anak selalu istiqamah dalam keimanan dan keislaman.

3.    Mendidik anak rukun iman
§  Anak memahami keimanan kepada Allah dengan keyakinan yang kokoh
§  Memahami dan meyakini eksistensi malaikat, nabi dan rasul, Al Qur’an sebagai firman Allah, hari akhir dan takdir.
OUTPUT:
Anak selalu beramal baik karena memahami bahwa segala perbuatannya akan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak;
Anak memahami bahwa ada penjaga malaikat dan tak perlu takut pada syaitan;
Anak beramal baik karena meyakini ada malaikat yang selalu mencatat segala tingkah lakunya;
Anak menjauhi hal buruk karena melawan syaitan dan menjadikan syaitan sebagai musuh utama;
Anak meneladani nabi dan rasul;
Anak meyakini bahwa Al Qur’an adalah firman-Nya yang otentik dan sumber segala ilmu;
Anak memahami konsep takdir dengan keyakinan yang utuh.

4.    Mendidik anak menerapkan dan mencintai syariat Islam yang dibawa Rasulullah
§  Anak meneladani Rasulullah sebagai idola, tuntunan dan suri tauladan
§  Anak memahami bahwa syariat Islam telah sempurna dibawa Nabiyullah Muhamad
OUTPUT:
Anak mengidolakan Rasulullah dan mencintai beliau shallallahu ‘alaihi wasallam;
Mengaplikasikan segala sunah Rasulullah di segala aspek kehidupan dan rutinitas sehari-hari.

5.    Mendidik anak berperilaku akhlakul karimah dan berkepribadian
§  Anak memiliki akhlak yang baik pada Allah
OUTPUT:
Dekat dengan Allah, biasa berdoa dalam rutinitas harian, berdoa dan meminta apapun hanya kepada Allah, melaksanakan ibadah sunah (shalat malam, rawatib dan dhuha minimal tiga kali dalam sepekan di usia 14 tahun), terbiasa rutin membaca zikir pagi dan petang, membaca dan menghafal Al Qur’an rutin setiap hari, membaca dan menghafal Al Hadits rutin, beribadah dengan ikhlas tanpa disuruh dan melakukannya dengan benar, gemar berpuasa dan bersedekah, bercita-cita menunaikan ibadah haji.
§  Anak memiliki akhlak yang baik pada orang tua
OUTPUT:
Mengaplikasikan birrul walidain, menghormati guru dan orang yang lebih tua, menyayangi orang yang lebih muda.
§  Anak memiliki akhlak yang baik pada manusia
OUTPUT:
Berakhlak baik pada muslim (saling tolong menolong, menasihati dan menerima nasihat, melakukan amar ma’rufnahi Munkar, menggunakan lisan tangan dan hati saat melihat keburukan), bersikap baik pada non-muslim (menghormati dengan batasan “Bagiku agamaku dan bagimu agamamu”), memahami batasan pergaulan lawan jenis sesuai aturan Islam.
§  Anak memiliki akhlak yang baik pada alam dan lingkungan
OUTPUT:
Memahami konsep manusia sebagai khalifah di muka bumi, memanfaatkan kekayaan alam dengan bijak, menjaga dan melestarikan alam, berkarya atau produktif dengan memanfaatkan kekayaan alam dengan bijak.
§  Anak memiliki kepribadian
OUTPUT:
Anak memiliki karakter: Baik hati, sederhana, murah hati, ramah, sopan, adil, rendah hati, pemaaf, jujur, memenuhi janji, rela berkorban, penuh cinta, peka dan peduli, inisiatif, humoris, pemberani, bersahaja, tulus, bertekad kuat, gigih, rajin/giat, pantang menyerah, suka menolong, tidak berlebihan, qana’ah, wara’, dapat dipercaya, dapat diandalkan, berjiwa pemimpin, mandiri, percaya diri, optimis, peduli sosial, santun, supel, dan sabar.

6.    Mendidik anak mengenal potensi diri dan mengambil peran dan perbaikan dan peradaban
§  Anak memahami dan menyalurkan bakat yang dimiliki
§  Anak menemukan passion di antara hobi
§  Memahami bahwa bakat adalah anugerah dari Allah
§  Menjalankan passion tanpa melanggar syariat-Nya
§  Memanfaatkan potensi diri untuk maslahat banyak orang
OUTPUT:
Memiliki budaya belajar, membaca, menulis dan berkarya sepanjang hayat;
Bercita-cita untuk mengambil kontribusi untuk umat;
Memilih profesi yang berguna untuk banyak orang;
Mengenal variasi peran di berbagai bidang (ilmiah, kepemimpinan, profesi, dan finansial);
Mampu menentukan spesifikasi ilmu yang dipelajari dan peran yang diambil untuk umat pada usia 14 tahun;
Mampu menjalankan peran tersebut di usia 21 tahun.







KURIKULUM PENDIDIKAN FARUQ (DI USIA 3-4 TAHUN)

Perkembangan Agama/Moral, Kognitif, Bahasa, Sosial-Emosi, Fisik/Motorik, Sensori, dan Seni Sesuai cheklist indikator dalam Permendikbud No 137 Tahun 2014, Pengembangan PAUD Non Formal, Kurikulum Diknas 2007, dan Slow & Steady Get Me Ready Karya June R. Oberlander (Boleh didownload disini dan disini).
Tambahan pendidikan agama terangkum dalam buku Panduan Mendidik Anak Muslim Usia Pra Sekolah karya Abu Amr Ahmad Sulaiman (Sangat rekomended untuk dibeli).

Kurikulum per Bulan (Salah Satu Contoh):

BULAN: Oktober 2017 (Usia Faruq 3y1m)
TEMA: Hewan

AGAMA
·      Menghafal Surat Al Fatihah,
·      Menghafal doa dan mempraktekkan adab bangun tidur,
·      Menghafal dan menerapkan hadits “Innallaha jamiilun yuhibbu-l-jamaala” (Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan),
·      Pengetahuan tauhid dasar
·      Sirah: Mengenal nama Nabi Muhammad
·      Memahami Siapa Tuhanmu? Apa Agamamu? Dan Siapa Rasulmu?

MORAL
·      Mengucapkan salam
·      Menyebut hewan adalah ciptaan Allah
·      Menyayangi ciptaan Allah

KOGNITIF
·      Mengenal hewan darat (pekan 1 dan 2), hewan laut (pekan ke-3) dan hewan udara (pekan ke-4)
·      Membedakan hewan berdasar tempat tinggal dan jenis makanannya
·      Mengurutkan benda kecil-sedang-besar

BAHASA
·      Memahami kata tanya Apa dan Siapa
·      Membaca kisah Nabi Nuh, Yahya dan Shaleh (bersama hewan darat),  Nabi Yunus dan ikan paus, Nabi Sulaiman dan Burung Hud-hud

SOSIAL-EMOSI
·      Menyebut nama dan jenis kelamin diri
·      Menyebut nama keluarga inti

FISIK/MOTORIK
·      Lompat maju, mundur dan dari ketinggian <20 cm
·      Pretend Play hewan darat, laut dan udara
·      Menggunakan gunting dan resleting (practical Life skills)

SENSORI
·      Sensory Bin kebun binatang, salju dari es dan padang pasir buatan
·      Konstruktif Playdoh Sea animals

SENI
·      Melukis hewan dengan cat (finger paint, kuas dan stamp)
·      Bernyanyi lagu kisah hewan dan para nabi


Aktivitas bermain sesuai kurikulum ada di IG @afrizahanifa



Referensi Kurikulum:
Panduan Mendidik Anak Muslim Usia Pra Sekolah karya Abu Amr Ahmad Sulaiman;
Permendikbud No 137 Tahun 2014;
Pengembangan PAUD Non Formal, Kurikulum Diknas 2007;
Slow & Steady Get Me Ready Karya June R. Oberlander;

Ide Aktivitas Anak:
Rumah Main Anak Karya Julia Sarah Rangkuti.

Rabu, 25 Oktober 2017

Surat untuk Anakku

Rappler


Assalamu’alaikum anakku, surat ini berasal dari Ummah, ibu yang selalu memiliki cinta segenap jiwa, untukmu, tanpa syarat dan tanpa iba. Entah di usia berapa kau membaca surat ini. Ummah menulis di antara kegelapan malam, sembari memandangimu terlelap dengan indahnya.

Saat Ummah menulis surat ini, usiamu hampir genap tiga tahun dalam hitungan hari ke depan. Tulisan ini adalah ungkapan memori dan hati untuk mengenang masa-masa menakjubkan sejak melahirkanmu. Bahkan sebetulnya, sehelai surat tidaklah cukup untuk mengatakan semuanya. Akan tetapi, butuh jutaan buku untuk menuliskannya.

Faruq putraku, jika orang bilang anak adalah buah hati seorang ibu, maka kau lebih dari itu. Kau adalah inti hatiku, kedalaman jantungku yang membuatnya terus berdetak. Ummah tidak berlebihan mengatakannya. Detak jantung itu pernah berhenti barang sedetik ketika kau tiba-tiba jatuh dari tempat tidur yang tinggi saat usiamu baru hitungan pekan. Pun saat kau tiba-tiba terjungkal dan tertimpa sepeda di usia tahun kedua. Banyak momen menghantam jantung hati Ummah yang pasti telah kau lupakan saat dewasa.

Apa kau tahu, saat itu kau sangat lucu dan pintar. Ummah hanya menempelkan huruf dan angka di dinding tempatmu bermain. Tak butuh waktu lama untukmu menghafal semuanya. Ibu-ibu teman sepermainanmu bahkan merasa iri melihatnya. Kau pun mengenal semua warna ketika teman seusiamu masih menangis dan merengek. Kau selalu berbicara ini dan itu hingga memecah tawa setiap orang yang mendengarnya.

Lebih dari semua itu, kau selalu berbagi mainan kepada teman-temanmu dan tak pernah menyakiti mereka. Kau bahkan gemar menyapa dan mengajak mereka bermain ke rumah meski pada akhirnya mainanmu menjadi kotor, berantakan dan tak sedikit yang rusak. Namun kau tak pernah menangisinya dan keesokan hari kembali mengajak mereka bermain.

Ummah berharap, kau selalu menjadi anak manis seperti itu bahkan meski usiamu telah menginjak belasan bahkan puluhan. Tak perlu bersikeras untuk meraih sesuatu, percayalah bahwa Allah memberimu kecerdasan. Yang perlu kau lakukan hanyalah berusaha lebih giat lagi. Jangan lupakan hati untuk menebar kebaikan di manapun kau berada. Percayalah bahwa Allah selalu membalas kebaikan dengan kebaikan yang lebih baik lagi.

Wahai putraku yang sejuta sayangku kau miliki, apa kau tumbuh dewasa dengan bahagia? Apakah Ummah masih ada di sampingmu saat kau membaca surat ini? Pertanyaan-pertanyaan itu adalah sebuah kekhawatiran terdalam yang selalu Ummah rasakan sejak kau terlahir di dunia. Masih teringat dalam benak Ummah di tiga malam pertama sejak kelahiranmu, air mata berlinangan deras hanya karena khawatir apa kau bisa hidup dengan baik jika Ummah tiba-tiba tak ada di sisimu. Sungguh sebuah kekhawatiran semu namun berhasil membuat mata Ummah sembab di pagi hari hingga nenek dan kakekmu merasa khawatir.

Ketahuilah nak, Ummah memiliki sebuah doa spesial yang tak pernah lekang di setiap sujud, yakni doa agar kau diberi umur panjang yang berkah dan tumbuh menjadi seorang pria yang selalu berjalan lurus tanpa goyah sekalipun. Doa itu bahkan sering kali melupakan Ummah untuk meminta kesempatan agar dapat menjagamu, mendidikmu dan mencintaimu hingga terkabulnya doa spesial itu. Jika Ummah dianugerahi kesempatan, maka Ummah akan memilih untuk mencintaimu dengan cinta yang lebih banyak agar kau bisa selalu mengingat dan menyayangi Ummah, sebagaimana Ummah yang selalu mengingatmu dan menyayangimu detik demi detik, tahun demi tahun.

Jika berandai-andai tentang sebuah kesempatan, maka Ummah ingin mengulang waktu. Ummah ingin berusaha lebih keras agar dapat meminum suplemen dan makanan bergizi saat kau berada di rahimku. Maafkan Ummah yang selalu saja muntah dan tak bertenaga sejak hari pertama kehamilan bahkan menjelang kelahiranmu. Akibatnya, tubuhmu sangat mungil saat berjumpa dengan dunia.

Jika waktu benar-benar dapat diulang, maka Ummah ingin berusaha lebih giat agar kau dapat berlarian sepuasnya di tanah lapang, bermain hujan dan berkotor ria, membongkar semua isi lemari, menumpahkan air dan menjadikannya genangan, mengejar dan menangkap serangga liar, hingga memanjat jendela dan lemari. Kenyataannya, kau selalu terbatas untuk melakukan semua itu hanya karena alasan lelah yang Ummah rasakan.
Maafkan Ummah yang terlalu lemah hingga terus saja mengeluh lelah karena harus mengurusmu sembari mengerjakan pekerjaan rumah seorang diri. Ummah selalu saja merebahkan diri dan enggan bermain denganmu seusai membersihkan rumah, memasak, merapikan barang, hingga mencuci dan menyetrika baju. Andai Ummah tak mudah lelah, perkembangan motorik kasarmu mungkin akan jauh lebih baik. Kau tak perlu lagi kesulitan saat menyeimbangkan badan, melompat tinggi dan mengayuh sepeda.  

Sayangnya semua itu tak mampu diulang. Ummah selalu menyesal di pagi hari karena tak berbuat lebih banyak untukmu di hari kemarin. Demikian hari demi hari berlalu hingga kau tumbuh besar tanpa Ummah sadari. Setiap tahun yang Ummah lalui bersamamu seakan hanya berlangsung sekedipan mata, teramat singkat. Kau bertambah usia dan Ummah bertambah tua. Kau bertambah besar dan Ummah bertambah bahagia.

Hanya ada dua kata dari Ummah yang perlu selalu kau ingat; maaf dan terima kasih. Maafkan Ummah yang tak pernah sempurna menjadi ibumu dan terima kasih karena kau selalu menjadi anak sempurna untukku. Ummah selalu mencintai dan menyayangi Faruq.

Salam kecup dengan sarat doa untukmu Faruq anakku.

Ditulis pada akhir Juli 2017.

(Ummah) Afriza Hanifa.



Note:
"Surat untuk anakku: Maaf dan terima kasih" menang dalam kompetisi menulis dalam rangka Hari Anak Nasional yangdiadakan Rappler. Link: https://www.rappler.com/indonesia/ayo-indonesia/176428-surat-untuk-anakku

Jatuh Bangun Andrew Darwis Membangun Kaskus

kaskus.co.id


Nama Andrew Darwis sangat tenar sejak menjadi sosok dibalik nama besar Kaskus atau singkatan dari kasak-kusuk. Ia membangun bisnis start up melalui Kaskus yang kini memiliki lebih dari 4 juta member. Namun hingga menjadi komunitas online terbesar di Indonesia, Kaskus pun mengalami pasang surut dalam perkembangannya.

Andrew mulai merintis Kaskus pada tahun 1999 saat kuliah di Seattle University, Amerika Serikat. Awalnya pria kelahiran 1979 tersebut membuat website Kaskus sebagai tugas kuliahnya. Namun ternyata Kaskus mendapat pujian dari sang dosen dan ia pun mengembangkannya dan mulai fokus membangun bisnis start up.

Awal mula, Andrew menjalankan Kaskus sekedar hobi. Mengingat ia merupakan sosok pendiam tak pandai bergaul. Ia lebih senang menyendiri dan berkutat dengan komputernya. Namun jika di dunia maya, ia bisa mengetikkan jemarinya dan bicara banyak hal.

Saat membuat Kaskus, Andrew hanya bermodalkan USD 3 dolar saja atau sekitar Rp 30 ribu untuk menyewa server. Kaskus dibuatnya menjadi sebuah portal berita tentang Indonesia untuk WNI yang tinggal di luar negeri. Tema itu dibuat sebagaimana pengalamannya sebagai perantau di negeri Paman Sam dan selalu merindukan tanah air.

Semakin lama, Andrew pun menyadari, Kaskus memanglah hasil dari passionnya. Namun jika bicara bisnis, maka ia membutuhkan lebih dari sekedar passion. “Jadi, memang passion itu penting, tapi untuk menjalankan bisnis, itu membutuhkan profit, dan juga membutuhkan uang untuk mengembangkan bisnis,” ujar Andrew dilansir BBC Indonesia.

Andrew kemudian mengalami kesulitan membangun bisnis start up-nya. Ia mulai kesulitan mengembangkan Kaskus. Pria yang kisah hidupnya difilmkan dalam Sundul Gan: The Story of Kaskus tersebut merupakan seorang programmer yang cukup puas jika banyak orang menggunakan karyanya, meski tak menguntungkan secara materi. Karena itulah di awal-awal tahun membangun Kaskus, Andrew hanya mendapat kesenangan dan bukan keuntungan.

“Jadi selama 8 tahun pertama itu lumayan berdarah-darah, kita tak ada keuntungan, tapi kita senang karena website itu membawa keuntungan banyak orang lain,” tutur pria bergelar Master of Computer Science tersebut.
Andrew tak mampu membangun bisnis start up Kaskusnya tanpa keikut sertaan dua orang sahabat, Ken Dean Lawadinata dan Danny Wirianto. Berkat bantuan keduanya lah Andrew berhasil membangun Kaskus menjadi ladang bisnis yang kelak di tahun 2008 menjadi PT Data Media Indonesia.


Jual Beli Online

Kaskus memulai masa emasnya ketika berevolusi dari portal berita menjadi komunitas forum online. Bisnis Kaskus makin berkembang dengan adanya Forum Jual Beli (FJB) yang menjadi wadah jual beli online antar member Kaskus.
Dengan berbagai usaha keras, Andrew dan rekan-rekannya pun berhasil mengorganisir Kaskus dengan sangat apik. Beragam perusahaan memasang iklan di situs yang terkenal dengan slogan-slogan unik tersebut. Lebih dari itu, mereka mendapat bantuan dari investor hingga mampu mengembangkan bisnis lebih besar lagi.


Kaskus Berkembang Pesat

Di tahun 2011, Kaskus mendapat suntikan dana dari Global Digital Prima Venture. Dari sanalah, Kaskus mampu memiliki kantor yang lebih luas, merekrut banyak pegawai, menambah server dan tentunya mengembangkan FJB menjadi e-commerce yang lebih besar. “Karena kita mau mengembangkan Kaskus ke tingkat lebih jauh lagi,” tutur Andrew.

Menghadapi pesaing yang sangat banyak di ranah e-commerce, Andrew melihatnya secara positif. Menurutnya, Kaskus memiliki kelebihan yang tak dimiliki portal jual beli online lain. Kelebihan tersebut yakni banyaknya jumlah member atau anggota yang terdaftar di Kaskus. “Ini keunggulan kita,” ujar Andrew yang meraih banyak penghargaan atas karya Kaskusnya.

Ucapan Andrew benar. Meski marketplace dan toko online lain mulai menjamur, FJB Kaskus tetap bertahan eksistensinya. Pihak Kaskus pun saat ini tengah fokus mengembangkan e-commerce yang sangat potensial untuk menjadi lahan bisnis dengan profit besar.

Saat ini Andrew tak lagi mengambil jabatan pemimpin di Kaskus, melainkan sebagai penasihat saja. Ia memilih mempercayakan perusahaan pada seorang yang lebih lihai dalam berbisnis. Ia memang memiliki keinginan untuk merekrut para pemuda, terutama programmer untuk mengembangkan portal lokal buatan Indonesia.


Anda juga bisa!

Andrew menjadi salah satu programmer muda kebanggan Indonesia, Andapun bisa mengikuti jejaknya. Jadilah programmer profesional dan mulailah membangun ide Anda, bahkan meski Anda tak berlatar pendidikan IT sekalipun. Mengikuti kursus web programming dapat menjadi solusi. 

Tentu belajar dari ahlinya adalah pilihan yang lebih utama karena ada seorang yang akan membimbing dan mengoptimalkan kemampuan. Ada sebuah tempat kursus paling direkomendasi, yakni Dumet School.



Kursus Web Programming: Membuat Website E-Commerce / Toko Online dengan PHP Framework Codeigniter.

 Lokasi kursus: Kelapa Gading, Grogol, Tebet, Srengseng, dan Depok.


Yang harus ikut kursus Web Programming adalah pemilik bisnis, staff profesional, freelancer, mahasiswa, fresh graduate, dan siapapun yang mau bisa membuat website. Mulai dari pelajar, mahasiswa, dosen, staff profesional dan pemilik bisnis kursus di DUMET School. Bahkan 3000+ murid Dumet School berasal dari sekolah, universitas, instansi pemerintah dan perusahaan ternama. Lalu, kenapa mereka memilih DUMET School?
  • Jadwal Fleksibel; Anda bebas memilih jam kursus.
  • Semi Private; Satu murid pun belajar di kelas tetap dimulai.
  • Sampai Bisa; Periode kursus tidak dibatasi oleh waktu.
  • Gratis Konsultasi; Setelah lulus pun akan disupport seumur hidup.


Ini testimonial dari peserta kursus:



Investasi yang saya keluarkan untuk mengikuti kursus di DUMET School sudah kembali, bahkan sudah menguntungkan bagi saya. Saya sangat puas atas apa yang saya dapatkan belajar di DUMET School dan hal ini tidak pernah saya dapatkan di tempat kursus lain. (Andi Muhammad Alif- Mahasiswa President University).
Saya memilih DUMET School karena karena pas saya search di Google itu adalah DUMET School yang muncul. Kesan pertama saya di DUMET School ingin langsung belajar. Harapan saya kursus di DUMET School ingin mengembangkan website perusahaan saya lebih interaktif. (Aswin Sapta Adi -Karyawan IT Kawasaki)

Setelah saya selesai kursus di DUMET School, saya sangat PUAS. Kesan pertama saya saat di DUMET School yaitu penyambutannya yang sangat luarbiasa dari bu Tyas, pak Agustinus sampai pak Arya yang merupakan Instrukturnya langsung dan sangat memuaskan. (Jonathan Samuel - Dosen IT BINUS University)
The reason I choose DUMET School was everything that i was looking for in Programming it is already at DUMET School. My first impression was, I meet with the good Instructors, good class, good environment, good team and almost everything. (Oktavian - Mahasiswa South China University of Technology)
Lokasi dan fasilitas nyaman. Kita bisa memperoleh suatu kelas yang saya boleh bilang spesial, karena 1 muridpun bisa langsung belajar. (Sabas - Staff IT Perusahaan Holding Company)
Di DUMET School tenaga instrukturnya berpengalaman dapat melatih peserta dengan sabar, tekun dan sangat teliti sehingga saya mudah memahami apa yang disampaikannya. (Suartin Marzuki - Dosen IT Universitas Negeri Padang)

Berapa Harga Kursusnya?


Harga Kursus Web Programming di Dumet School untuk paket Pro yakni Rp 7,9 juta. Terdiri dari 2 kelas yaitu: Object-oriented programming (OOP): Pemrograman PHP tingkat lanjut, dan PHP Framework: Membuat sistem e-commerce. Estimasi selesai kursus yaitu 2 bulan dengan jatah waktu kursus yang tidak terbatas (seumur hidup) dan sampai bisa. Pembayaran bisa dengan debit, credit, transfer bank, dan cicilan. Kursus ini 100% money-back guarantee.

Sekarang ini bahkan Dumet School tengah mengadakan promo diskon hingga 28 persen. Bisa juga daftar trial kursus terlebih dulu untuk meyakinkan kenyamanan dan profesionalitasnya. Jadi, tunggu apa lagi. Yuk daftar ke Dumet School.